Minggu ini cuaca cukup terik, setibanya di kelas pd.ranji jam 2 siang
baweb dan rekannya sudah menanti, disudut sana aku melihat ucok dan kiki.
Ucok dan kiki sudah 2 minggu ini datang tepat waktu, ia tidak bergabung
dengan teman-temannya pergi mengikuti kemana arah KRL ekonomi pergi
untuk mencari uang demi sesuap nasi.
Aku dan iki diperkenalkan dengan teman baweb, perawakannya tidak
terlalu tinggi, tubuhnya kurus, berambut pendek, terlihat santai dan tentunya
seniman. Namanya petruk, sepertinya itu nama panggilannya. Petruk
merupakan seorang perempuan, ia mahasiswa baru saja lulus dari universitas
ITB, baweb memang sudah pernah ada wacana untuk mengajaknya datang
membantunya mengajar kesenian. Tidak lama muncul pengajar lain, ratu
datang terlambat sedikit. Kami punya peraturan baru, siapa yang terlambat
lebih dari setengah jam maka ia harus membelikan cemilan untuk adik-
adiknya.
Hari ini kita akan belajar agama, sambil menunggu yang lain tiba aku
mengajarkan kiki baca dan tulis, mengajar kiki itu bikin gemes, dia seringkali
lupa dengan apa yang sudah diajarkan, mengajar kiki memang harus
sabar karena menulis saja dia masih gemetar. Wajar saja, usianya sekitar
17 tahun dan dia belum bisa membaca dan menulis, beda halnya dengan
toni dia sudah mengenal huruf namun tidak pandai membaca dan belum
lancar menulis kalimat. Melihat kiki yang sedang kesulitan membaca dan
menulis, petruk terlihat gregetan, ia pun meminta izin untuk mengambil alih
mengajar baca tulis kiki. Awalnya kita sedikit kaget melihat cara bicara dan
cara mengajar petruk yang blak-blakan dan agak keras namun sepertinya
itu diperlukan kiki agar sekali-sekali merasakan suasana belajar yang agak
menegangkan.
Sekitar pukul 3 lebih adik-adik mulai bermunculan, mereka harus
diteriaki agar turun dari kereta, aku sangat bersyukur dapat akrab dengan
gina, gina adalah seorang perempuan berusia sekitar 27 tahun yang sudah
memiliki anak dan suami, suaminya sering nongkrong distasiun, gina hari ini
datang bersama anaknya bernama dafa yang masih sekitar 1 tahun usianya.
Gina sangat berperan dalam mengontrol adik-adik diluar hari belajar, ia
seringkali berkomunikasi dengan aku mengenai kelas adik-adik, jika kelas
sepi gina biasanya akan memarahi adik-adik. Hari ini gina seperti biasa
mengontrol kuku adik-adik, ia memotong kuku adik-adik yang sudah panjang,
gina terlihat sangat peduli dengan mereka, meskipun terkadang hanya
dengan omelan mereka dapat mengerti. adik-adik terlihat menghormati gina,
mereka memanggil gina dengan sebutan ‘bunda’.
Iqbal mendapat tugas untuk mengajarkan adik-adik wudhu, adik-
adik berkumpul mengitari iqbal, eva memantau toni yang sedang belajar
menulis, ucok kebingungan dengan agama apa yang dianut mengingat
kedua orang tuanya memiliki 2 agama, namun ucok dengan percaya diri
mengatakan dia sudah hafal wudhu dan niatnya. Akupun mengajak ucok
untuk mempraktekan, betul saja ia hafal dengan baik seperti pada pertemuan
sebelmnya aku pernah mengajarkannya cara berwudhu, niatnya dan apa
saja hal yang mebatalkan wudhu. Setelah mereka mempraktekan caranya
berwudhu satu persatu kepadaku merekapun melanjutkan pelajaran yang
akan diajarkan oleh petruk, baweb sudah selesai memotong kertas, adik-adik
pun mengikuti pelajaran gambar dengan baik. Iki, ratu, bram, mengikuti kelas
gambar. Adik-adik terlihat focus dalam belajar menggambar yang diarahkan
oleh petruk. Aku dan eva mendampingi adik-adik yang sedang menggambar.
Pelajaran menggambar sudah selesai, bayu sudah tidak sabar ingin
memakan cemilan yang dibawa oleh ratu, merekapun berfoto dengan petruk,
mereka berfoto dengan karya mereka masing-masing kemudian mereka
mengumpulkan gambar mereka kepadaku. Mereka memakan cemilan
dengan sangat lahap dan berwajah sangat gembira. Setelah itu mereka
mengumpulkan sampah dan berpamitan untuk naik kereta selanjutnya.
Meskipun adik-adik yang hadir tidak banyak, namun kami berharap
suasana belajar dapat berjalan kondusif mengingat situasi dan kondisi stasiun
juga jadwal kereta yang tidak seperti dulu lagi, semangat terus kelas pd.ranji!
Mari Bantu Meeka Untuk Masa Depan,
Cynthia – Team Leader Kelas Pondok Ranji